Satu minggu sudah berlalu…
Kali ini aku dan kedua orang tua ku telah siap
Dengan segala keputusan yang nantinya akan diambil Fatimah
Hatiku jadi tak karuan dari semalam,aku tak bisa tidur.
Ku harap agar Fatimah menerima pinangan ku….
Ayah ku yang mengetahui hati ku yang sedang tak karua.
makanya kali ini ayah lah yang mengendarai mobil
Sedang ibu ku hanya bisa tersenyum melihat anaknya yang sedang panas dingin.
“sabar nak..kau harus ikhlas nantinya dengan keputusan yang diambil Fatimah ya…
walaupun keputusan seburuk apa pun”
“iya bu.karena ijin Allah aku dipertemukan dengan Fatimah.dan sekarang pun aku akan ikhlas
dengan takdir yang Allah tetapkan untuk ku nantinya”
“iya..kami sebagai orang tua hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk anak-anaknya”
“terimakasih ya bu..”
“iya.tak terasa kau nih dah dewasa dan sebentar lagi akan menjadi kepala rumah tangga”
“amin”
Aih ayah yang sedang asik menyetir pun tak kalah angkat suara
“iya nak jika kau nantinya di terima oleh Fatimah.
Jadilah suami,kepala rumah tangga dan imam yang baik untuknya.
jangan pernah kau sakiti hatinya.karena perasaan wanita itu amat halus dan hatinya juga mat lembut”
“ayah…ibu…aku sayang kalian”
“begitu juga kami nak yang tak pernah putus mencintai mu”
Tak terasa akhirnya sampai juga..
Tapi kali ini kelihatannya keluarga Fatimah lebih siap
Karena ku lihat di rumahnya ada keluarga nya yang sedang berkumpul
“Assalamualaikum”
“Walaikumsallam”
“silahkan masuk.tunggu sebentar ya.biar ibu panggilkan fatimah dulu”
“iya bu…”
Kali ini fatimah sungguh terlihat amat cantik,memakai kerudung putih dan setelan gamis yang sangat cocok ia kenakan.
Lalu fatimah, duduk disebelah ibu nya
Dan kemudian aku pun tak maw berlama-lama.karena hati ku sudah cukup merana dari semalam.
“afwan ukhti aku tak bermaksud mendesak mu tapi jujur aku sangat penasaran dengan keputusan mu”
Tapi fatimah hanya diam dan diam hamper seperempat jam
Sampai ada seseorang laki-laki yang baru ku tahu ia adalah kk fatimah sekaligus wali dari fatimah.
“sambil tersenyum laki-laki itu bilang”hai anak muda adik ku diam karena ia malu untuk bilang kalau ia menerima pinangan mu’
Sontak semua orang mengucapkan hamdallah dan aku pun langsung sujud syukur
“sykron ukhti atas keputusan mu”
“iya akhi “
Lalu ayah ku bertanya pada fatimah
“anak ku fatimah?mahar apa yang kau inginkan dari anak ku Rifqi Sukma Putera,
karena kau berhak atas dirimu dan juga mahar yang kau ingin kan”
“Aku hanya ingin mas Rifki membacakan surat Al-ikhlas pada saat Ijab Qobul”
“Subhanallah,,,apa hanya itu anak ku?mengapa kau pilih surat Al-ikhlas.padahal kau bisa mendapat kan yang lain”
“tidak ayah,,aku hanya cukup dengan al-Ikhlas ,karena Al-Ikhlas sungguh besar maknanya’
Kali ini aku dan kedua orang tua ku telah siap
Dengan segala keputusan yang nantinya akan diambil Fatimah
Hatiku jadi tak karuan dari semalam,aku tak bisa tidur.
Ku harap agar Fatimah menerima pinangan ku….
Ayah ku yang mengetahui hati ku yang sedang tak karua.
makanya kali ini ayah lah yang mengendarai mobil
Sedang ibu ku hanya bisa tersenyum melihat anaknya yang sedang panas dingin.
“sabar nak..kau harus ikhlas nantinya dengan keputusan yang diambil Fatimah ya…
walaupun keputusan seburuk apa pun”
“iya bu.karena ijin Allah aku dipertemukan dengan Fatimah.dan sekarang pun aku akan ikhlas
dengan takdir yang Allah tetapkan untuk ku nantinya”
“iya..kami sebagai orang tua hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk anak-anaknya”
“terimakasih ya bu..”
“iya.tak terasa kau nih dah dewasa dan sebentar lagi akan menjadi kepala rumah tangga”
“amin”
Aih ayah yang sedang asik menyetir pun tak kalah angkat suara
“iya nak jika kau nantinya di terima oleh Fatimah.
Jadilah suami,kepala rumah tangga dan imam yang baik untuknya.
jangan pernah kau sakiti hatinya.karena perasaan wanita itu amat halus dan hatinya juga mat lembut”
“ayah…ibu…aku sayang kalian”
“begitu juga kami nak yang tak pernah putus mencintai mu”
Tak terasa akhirnya sampai juga..
Tapi kali ini kelihatannya keluarga Fatimah lebih siap
Karena ku lihat di rumahnya ada keluarga nya yang sedang berkumpul
“Assalamualaikum”
“Walaikumsallam”
“silahkan masuk.tunggu sebentar ya.biar ibu panggilkan fatimah dulu”
“iya bu…”
Kali ini fatimah sungguh terlihat amat cantik,memakai kerudung putih dan setelan gamis yang sangat cocok ia kenakan.
Lalu fatimah, duduk disebelah ibu nya
Dan kemudian aku pun tak maw berlama-lama.karena hati ku sudah cukup merana dari semalam.
“afwan ukhti aku tak bermaksud mendesak mu tapi jujur aku sangat penasaran dengan keputusan mu”
Tapi fatimah hanya diam dan diam hamper seperempat jam
Sampai ada seseorang laki-laki yang baru ku tahu ia adalah kk fatimah sekaligus wali dari fatimah.
“sambil tersenyum laki-laki itu bilang”hai anak muda adik ku diam karena ia malu untuk bilang kalau ia menerima pinangan mu’
Sontak semua orang mengucapkan hamdallah dan aku pun langsung sujud syukur
“sykron ukhti atas keputusan mu”
“iya akhi “
Lalu ayah ku bertanya pada fatimah
“anak ku fatimah?mahar apa yang kau inginkan dari anak ku Rifqi Sukma Putera,
karena kau berhak atas dirimu dan juga mahar yang kau ingin kan”
“Aku hanya ingin mas Rifki membacakan surat Al-ikhlas pada saat Ijab Qobul”
“Subhanallah,,,apa hanya itu anak ku?mengapa kau pilih surat Al-ikhlas.padahal kau bisa mendapat kan yang lain”
“tidak ayah,,aku hanya cukup dengan al-Ikhlas ,karena Al-Ikhlas sungguh besar maknanya’
AL- IKHLASH
Ikhlas menerimaku sebagai manusia biasa yang tak sempurna
Ikhlas menerimaku sebagai ibu dari anak2nya
Ikhlas menerimaku sebagai ibu dari anak2nya
Ikhlas menerimaku sebagai adiknya
Ikhlas menerimaku sebagai pendampingnya
IKhlas menerimaku apa adanya
IKhlas menjadi pemimpin ku
Ikhlas menjadi Imamku
Ikhlas menjadi ayah yang baik
IKhlas mengajari ku dalam agama
IKhlas menerima kondisi ku Dan
ikhalas akan ketetapan Allah karena telah di jodohkan dengan ku Amin....
"Sungguh kau memang wanita sholeha…tak salah pilih anak ku"
Akhirnya penikahan dilakukan pada malam harinya
“sykron ya ukhti manis…karena kau telah ikhlas menerima aku sebagai imam mu”
“iya mas….aku juga berterima kasih karena kau maw membacakan surat Al-ikhlas untuk ku tadi”
“aih jangan kan surat Al-ikhlas,,,semua yang kamu maw jika Aku bisa lakukan Insya Allah akan aku penuhi”
“^_^”
“senyum mu manis dan jauh lebih manis dari yang dulu ku lihat dulu,ternyata kalo kau tersenyum mata mu merem”hehehehe
“mas ini bikin aku malu ja”
“jangan malu lagi ya manis karena sekarang kita telah sah
Menjadi SUAMI ISTRI
Sykron ^_^
semoga bermanfaat...




0 komentar:
Posting Komentar