- Akhirnya pada minggu pagi diawal bulan Agustus
Aku beranikan diri berkunjung kerumahnya tentu aku tak sendiri
Aku di temani oleh kedua orang tua ku.
Walaupun mereka awalnya bingung dengan keputusan ku tapi orang tua ku adalah orang tua yang amat bijaksana
mereka menyerahkan semua keputusan kepada ku.
Karena bagi mereka kebahagian ku sebagai anak tunggalnya jauh lebih penting dibanding harta yang merek miliki.
Aku dan keluarga ku pun samapi dirumah fatimah..
Memang awalnya kedua orang tua ku bingung tapi
segera saja aku terangkan rumah siapa ini dan bagaimana akhlak penghuninya
yang telah membuat anak nya tak pernah bisa tidur nyenyak.
Orang tua ku pun akhirnya mengerti dan kami pun keluar dari mobil, menuju rumah fatimah
“Assalamualaikum”
“walaikumsallam”
Dari dalam rumah keluarlah seorang wanita tua yang kelihatannya amat bingung dengan kehadiran kami.
“maaf maw cari siapa nak ?”ibu itu pun bertanya pada ku
“maaf ibu saya bermaksud ingin menemui fatimah.puteri ibu”
“ooo.kamu ini temannya fatimah toh…mari silakan masuk”
“ia bu saya tak sendiri,,saya juga bersama kedua orang tua saya”
“sebentar ya saya panggil kan fatimah”
Dan ibu itupun menuju ruangan dapur,rupanya fatimah pagi itu sedang memasak.
Fatimah pun muncul
“maaf ada pa gerangan yang membuat akhi dan keluarga akhi main kerumah ana.afwan ana belum taw akhi sebelumnya”
“afwan fatimah memang kita belum pernah ketemu sebelumnya tapi aku sering melihat mu di halte bis.ketika kau sedang menuggu bis “
Kelihatan sekali wajah Fatimah mulai bingung dan tertunduk.
Tapi aku tak maw menunggu lama,segera saja ku colek tangan ayah ku.untuk menjelaskan maksud kedatangan kami..
“maaf sebelumnya ananda fatimah dan ibu ananda fatimah..kami tak bermaksud membuat kalian bingung
tapi maksud kedatangan kami adalah ingin melamar ananda fatimah
untuk dipersunting oleh putra kami yang bernama Rifki Sukma putera”
Sontak ku lihat wajah ibu dan anak itu pun terkejut
Tapi fatimah lebih pandai menyembunyikan keterkejutannya
Dibanding ibu nya yang langsung bertanya kepada ku
“apa yang kalian lihat dari diri putri saya,,puteri saya hanya lah anak dari keluarga tak punya.
sedangkan kalian ku lihat orang yang terhormat dan patas mendapatkan menantu yang lebih baik dari puteri ku ini”
Tapi diluar pikiran ku.ayah ku menjawab sangat bijak .
“ibu fatimah kami telah memilih putrid mu karena kesholehannya
Karena bagi kami harta mudah hilang dan mudah pula untuk di cari,sedangkan wanita sholeha teramat sulit dicari dijaman sekarang ini’
“tapi aku tak bisa menjawab lamaran kalian,karena semua keputusan ada di tangan fatimah,karena ia yang akan menjalani ini semua nantinya.”
Lalu semua orang memandang kearah fatimah
Tapi fatimah hanya menunduk sambil ia mengucapkan sesuatu..
“maaf aku tak bisa mengambil keputusan untuk secepat ini,,berikan lah saya waktu satu minggu untuk menjawab lamaran ini”
“baiklah fatimah,,aku akan menunggu mu,sholat istikharah lah terlebih dahulu..
aku akan ikhlas dengan segala kemungkinan yang terjadi dengan hasil keputusan mu”
‘Sekarang aku dan kedua orang tua ku pamiit pulang.
Minggu depan aku akan kerumah mu lagi,ku harap engkau siap dengan jawaban atas pinangan ku ini”
“ia akhi sykron karena telah memberikan kesempatan ana untuk memikirkannya terlebih dahulu.”
“afwan juga karena telah membuat mu kaget dengan keberanian ku yang langsung melamar mu”
“ia akhi “
tunggu selanjutnya ya.....




0 komentar:
Posting Komentar